NIKMAT UDARA YANG KITA HIRUP

Nikmati segarnya Udara dari hutan Madani
Baru-baru ini, sebuah media online nasional Liputan6.com memberitakan bahwa seorang pria asal Inggris bernama Leo De Watts telah meraup keuntungan hingga ribuan pound sterling hanya dengan menjual udara dari Inggris ke Tiongkok.
Produk yang ia beri nama Aethaer ditapis secara organik oleh alam, berhembus di antara dedaunan dan pohon-pohon di hutan. Udara tersebut bersumber dari Somerset, Wales dan Dorset. Masing-masing daerah disebut-sebut memiliki kualitas udara yang bagus. Udara yang konon menyerap kejernihan air ketika mengarungi sungai, dan mendapatkan sentuhan kasih sayang saat bergulir ke dalam celah bongkahan batu yang kaya akan mineral.  Udara itu kemudian berhembus di atas ladang indah di mana Aethaer dikumpulkan dan dikemas ke dalam botol.

Pria yang berusia 27 tahun itu menjual udara ke kota-kota berpolusi seperti Shanghai dan Beijing. Di sana, kaum kaya tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk hirupan udara selama beberapa detik. 1 botolnya, ia dijual 80 pounds atau sekitar Rp 1.575.000. Sebuah harga yang cukup fantastis untuk ukuran kita yang hidup di negara Indonesia.

Alhamdulillah, mungkin itulah yang minimal wajib kita ucapkan. Kita mesti banyak bersyukur, Udara yang melimpah ruah di alam ini Allah berikan kepada manusia dengan cuma-cuma. Tak sepeser pun Allah memungut biaya dari manusia atas nikmat yang penting tersebut.

Umumnya setiap kali manusia bernafas memerlukan 0,5 liter udara. Bila kita bernafas 20 kali setiap menitnya, berarti udara yang dibutuhkan sebanyak 10 liter/menit dan dalam sehari, kalau dijumlahkan berarti setiap orang memerlukan 14.400 liter udara per hari.

Lalu berapakah yang harus kita bayar bila dirupiahkan? Sebagaimana diketahui, udara yang dihirup manusia terdiri dari beragam gas dengan prosentase yang berbeda, oksigen sebanyak 20 persen dan nitrogen sebanyak 79 persen mengisi udara yang ada di sekitar manusia.
Bila perbandingan oksigen dan nitrogen dalam udara yang manusia hirup sama, maka setiap kita bernafas, kita menghirup oksigen sebanyak 100 ml dan nitrogen sebanyak 395 ml. Artinya, dalam sehari manusia menghirup oksigen sebanyak 2880 liter/hari dan nitrogen sebanyak 11.376 liter/hari. Jika harga oksigen yang lazim dijual saat ini kisaran nya Rp.25.000/liter. Adapun harga nitrogen Rp.9950/liter, maka setiap harinya manusia menghirup udara senilai Rp.176.652.165
Dengan kata lain, bila diminta membayar sejumlah udara yang kita hirup berarti kita harus menyediakan uang sebesar 5,3 miliar rupiah setiap bulannya.

Comments

Popular Posts